Dalam tradisi Yahudi, alam bukan suatu abstraksi maupun ideal, melainkan lebih merupakan dimana manusia berinteraksi dengan TUHAN.
“Alam digambarkan sebagai salah satu ruang lingkup dimana secara personal bertemu TUHAN dengan manusia, dan dimana ia dipanggil untuk menjalankan tanggung jawab”[1]
Makanya di dalam Yudaisme, pandangan manusia mengenai alam dan lingkungan didasarkan pada kewajiban-kewajiban dan kegiatan-kegiatan khusus hidup bangsa Yahudi, tugas dan perintah yang diberikan TUHAN kepada manusia. (more…)
