Konsep keimanan Kristen tidak bisa dilepaskan begitu saja dari konsep pemikiran Yudaisme yang telah mendahuluinya beberapa ribu tahun sebelumnya. Bahkan, pada periode Yesus, pemikiran teologi dalam Yudaisme terus mengalami perkembangan seiring dengan pergumulan teologi umat pada waktu itu.
Karenanya, ketika kita berbicara tentang “Kerajaan TUHAN,” maka kita tidak bisa lepas juga dari konsepsi awal mengenai “Kerajaan TUHAN” yang berkembang dalam pemikiran Yudaisme. Problemnya adalah kesulitan melacak literatur-literatur Yudaisme di negara yang belum atau mungkin tidak akan mengakui Yahudi sebagai salah satu agama resminya ini. Suatu dilema yang cukup memprihatinkan bagi perkembangan studi teologi di negara ini. (more…)